Kisah Perdana Menteri Seks dengan Babi, Bahas Series Black Mirror Episode the Nasional Anthem
Black Mirror merupakan series ontologi buatan netflix, layanan streaming yang sudah tidak asing lagi bagi anak muda. Series Black Mirror secara garis besar akan membahas mengenai realita hubungan diantara masyarakat dan teknologi, sebuah premis yang menarik dengan menggabungkan dua hal yang dianggap bisa saling berkaitan karena saling menguntungkan tapi jika kita melihat dari sisi lain akan terungkap banyak hal yang mungkin akan membuat kita bergidik ngeri. Jadi, disetiap episode black mirror ini pastinya ada satir mengenai kehidupan masyarakat jika kita jeli dan oleh karena itulah series ini jadi sangat menarik untuk dibahas bersama.
Season pertama Black Mirror dibuka dengan episode 1 berjudul Nasional Anthem yang mana akan kita diskusikan di postingan kali ini. Sejujurnya saya sendiri sampai saat menulis ini belum tau apa hubungan dari judul ini dengan isi ceritanya. Mungkin yang tahu bisa komentar agar kita bisa diskusi. Oke, sekarang kita langsung saja bahas alur ceritanya dibawah!
DISARANKAN YANG BELUM NONTON BISA DITONTON TERLEBIH DAHULU DI NETFLIX BIAR LEBIH SERU DISKUSINYA KARENA BAHASAN SETELAH INI AKAN MENGANDUNG SPOILER!
Cerita diawali dengan scene perdana menteri yang bernama PM Michael sedang tidur bersama istrinya. Ditengah tidurnya itu, tiba-tiba mendapat telepon penting. Scene berlanjut dengan ditampilkan beberapa orang bawahan PM Michael menjelaskan bahwa mereka mendapat video yang berisi penculikan putri kerajaan disertai ancaman pembunuhan. Biasanya kalau kita lihat scene seperti ini di film lain, mungkin penculik akan mengira meminta tebusan uang, atau keamanan diri pelaku ataupun sebagainya. Tapi series ini tidak sebiasa itu. Tuntutan dari pelaku kali ini benar-benar gila. Tuntutan dari penculik itu adalah meminta PM Michael melakukan hubungan seksual dengan babi dan disiarkan langsung di seluruh televisi dengan waktu yang telah ditentukan yaitu pukul 4. Waw gila banget emang! (Fyi video penculikan dan permintaan tuntutan ini didapat dari youtube dan sudah tersebar luas. Jadi perintah pelarangan penyebaran melalui televisi yang sudah dilakukan pun sudah tidak mungkin dilakukan bahkan oleh sekelas perdana mentri)
Tentu saja pada awalnya PM Michael ini menolak, siapa juga yang ingin melakukan hal seperti itu dengan babi dan DISIARKAN SECARA LANGSUNG! gak ngerti lagi sih.
Singkat cerita dengan berbagai cara, dicari cara penyelesaiannya tanpa menuruti keinginan pelaku tadi namun hasilnya nihil. Bahkan reaksi masyarakat yang tadinya bersimpati kepada PM Michael berubah menjadi ikut mendesak PM itu ketika dikirimkan lagi sebuah paket berisi jari tangan dan video yang menggambarkan jari putri dipotong. Akhirnya dengan sangat terpaksa karena tuntutan dari masyarakat juga, PM Michael melakukan hal gila tersebut dan disaksikan oleh seluruh warga sampai digambarkan suasana kota yang kosong karena semua orang fokus didepan televisi. Jujur saja scene dibagian ini sangat menarik menurutku. Dari awal film kita sudah dibuat ngeri sekaligus jijik sendiri dengan membayangkan manusia bersetubuh dengan babi dan sutradara membuat keputusan terbaik dengan tidak memperlihatkan adegan menjijikan tersebut akan tetapi atmosfer yang ditampilkan pada scene tersebut tetap membuat kita sebagai penonton bergidik ngeri bahkan mengaga sampai beberapa detik.
Lanjut ke akhir cerita, bagi beberpa penonton ada yang bilang kalau akhir cerita ini terkenal anti klimaks karena ternyata putri yang diculik itu sebenarnya telah dibebaskan sejak 30 menit sebelum PM Michael melakukan hal menjijikan tersebut! Dan jari yang dikirimkan itu ternyata jari dari pelaku penculikan bukan sang putri.
Iya serius! Gila emang. Tetapi karena tak ingin membuat kegiatan PM Michael ini dirasa sia-sia, pada akhirnya hal ini dirahasiakan dari publik bahkan PM Michael sendiri. Dan cerita ini ditutup oleh kejadian 1 tahun kemudian dimana semua orang sudah mulai melupakan kejadian tersebut dan popularitas PM Michael justru bertambah naik. PM Michael dan istri pun terlihat mesra di depan kamera walaupun ketika di rumah sang istri menjauhi PM Michael.
Yah begitulah kira-kira ceritanya. Menurutku ini gila banget sih ide ceritanya. Bahkan pengemasannya pun sangat epik karena dari sepanjang film kita akan diberikan sensari ngeri,takut, tapi tetap penasaran dengan bagaimana cerita ini akan berakhir dan menurutku ini sangat keren. Jjadi, tanpa berlama lagi kita langsung bedah isi ceritanya!
Bukan Black Mirror kalau isi ceritanya nggak ada pesan. Lalu apa pesan dari episode kali ini? Kalau dari sudut pandang saya, cerita ini menggambarkan betapa cepatnya informasi di internet bisa beredar. Kita sebagai masyarakat internet berperan secara langsung dalam proses penyebaran berita tersebut dan media televisi berperan dalam penyiaran adegan menjijikan tersebut, sebuah kombinasi sempurna untuk mempuat semua orang memiliki fokus pada hal yang sama. Dari sini kita tahu bahwa kita tidak bisa meremehkan kekuatan dari media informasi. Bisa dilihat di salah satu scene digambarkan seluruh kota kosong karena seluruh masyarakat terfokus didepan televisi untuk menyaksikan tindakan menjijikan tersebut. Disini kita juga sadar bahwa gilanya teknologi khususnya internet dapat membuat sekelas Perdana Mentri pun tak bisa menanggulanginya. Ya, tanpa saya beri tahu pun kita pasti sadar bahwa kita harus benar-benar bijak dalam menyebarkan apapun kedalam internet.
Selanjutnya ketika scene yang menunjukkan kalau ternyata putri telah dibebaskan 30 menit sebelum adegan itu terjadi. Disini seluruh masyarakat tak ada yang sadar bahwa putri telah kembali dan pingsan di tengah jembatan karena semua orang fokus di depan televisi untuk menyaksikan bagaimana perdana mentri mereka melakukan hubungan badan dengan babi. Ini nyesek banget sih sebenernya dan meskupin banyak yang menggap anti klimaks, tapi tidak menurut saya. Justru nilai utama dari episode ini semakin terlihat dengan adanya scene ini. Dari sini kita tahu bahwa fokus masyarakat bahkan kita sebagai penonton lebih tertarik kepada seorang manusia terutama perdana menteri melakukan seks dengan babi ketimbang keselamatan putri sendiri. Kenapa saya bisa bilang seperti ini? Dari awal sampai film berakhir, tidak dijelaskan secara terfokus dimana sang putri, bagaimana keadaan putri bahkan siapa pelakunya ataupun wajah dari sang putri sendiri tidak dijelaskan dengan rinci karena kita sebagai penonton akan jauh lebih tertarik untuk dicerikan bagaimana kisah seorang Perdana Mentri melakukan kegiatan menjijikan dengan seekor babi. Bahkan di dalam film, tidak ada satupun masyarakat yang menemukan putri ditengah jembatan selama 30 menit. Padahal jika memang masyarakt lebih fokus bagaimana cara menyelamatkan putri mereka bisa saja fokus mencari dan putri pasti akan ditemukan serta kegiatan menjijikan itu tidak akan terjadi. Disini kita tahu bahwa naluri manusia memang terkadang tanpa kita sadar sangat mengerikan.
Dan terakhir yang akan saya bahas yaitu saat scene terakhir dimana masyarakat sudah mulai melupakan kejadian tersebut namun tidak bagi sang PM dan istrinya. Disini kita juga bisa ambil pesan kalau hal yang memalukan seperti cyberbullying mungkin perlahan akan dilupakan orang banyak, tetapi bagi korban dan keluarga terdekatnya hal tersebut tidak akan pernah terlupakan. Mungkin perkataan kita dikolom komentar sosial media orang lain akan terkesan sepele untuk kita, tetapi bisa memberikan efek yang sangat besar bagi kehidupan orang lain.
Jadi begitulah analisis film ini dari perspektif saya. Intinya, cerita ini benar-benar gila menurutku. Dengan premis dan alur yang simpel tapi terasa sangat pas dengan pesan yang bisa sangat sampai kepada penonton walaupun mungkin harus mikir dulu. Tetapi episode pembuka ini sangat membuat saya tertarik untuk menonton episode lainnya. Jika ada kesempatan mungkin saya akan kembali menulis analisis mengenai episode-episode lainnya dari black mirror. Jangan lupa komentar dibawah mungkin ada lagi pesan menurut sudut pandang kalian atau mungkun bisa juga memberi rekomendasi apapun yang bisa saya review disini. Oke terima kasih sudah membaca. Salam Chill!


Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapus